Kamis, 05 Januari 2012

Suku Sumaba dari Sumatra Selatan


SUKU SEMENDO
Sumatera Selatan
Letak
:
Sumatera Selatan
Populasi
:
105.000 jiwa
Bahasa
:
Semendo
Anggota Gereja
:
10 (0,01%)
Alkitab dalam bahasa Semendo
:
Tidak Ada
Film Yesus dalam bahasa Semendo
:
Tidak Ada
Siaran radio pelayanan dalam bahasa Semendo
:
Tidak Ada
Suku Semendo berada di Kecamatan Semendo, Kabupaten Muara Enim, Propinsi Sumatera Selatan. Kecamatan Semendo terbagi menjadi 3 wilayah kecamatan yaitu : 1 Kecamatan Pusat dan 2 Kecamatan perwakilan, jumlah desa 31 buah, luasnya 900 km2, ibukotanya Pulau Panggung. Menurut sejarahnya, suku Semendo berasal dari keturunan suku Banten yang pada beberapa abad silam pergi merantau dari Jawa ke pulau Sumatera, dan kemudian menetap dan beranak cucu di daerah Semendo.

SOSIAL BUDAYA
Hampir 100% penduduk Semendo hidup dari hasil pertanian, yang masih diolah dengan cara tradisional. Lahan pertanian di daerah ini cukup subur, karena berada kurang lebih 900 meter di atas permukaan laut. Ada dua komoditi utama dari daerah ini : kopi jenis robusta dengan jumlah produksi mencapai 300 ton per tahunnya, dan padi, dimana daerah ini termasuk salah satu lumbung padi untuk daerah Sumatera Selatan. Ada kurang lebih 5000 bidang sawah produktif yang ditanami dan dipanen 1 kali dalam setahun.
Adat istiadat serta kebudayaan daerah ini sangat dipengaruhi oleh nafas keIslaman yang sangat kuat. Mulai dari musik rebana, lagu-lagu daerah dan tari-tarian sangat dipengaruhi oleh budaya melayu Islam. Bahasa yang digunakan dalam pergaulan sehari-hari adalah bahasa Semendo. Setiap kata pada setiap bahasa ini umumnya berakhiran "e."
Salah satu adat yang masih dipegang kuat secara turun temurun oleh suku Semendo ialah Adat "Tunggu Tubang", yaitu adat yang mengatur hak warisan dalam satu keluarga, dimana yang berhak atas warisan tersebut adalah anak wanita yang paling tua (sulung). Warisan yang dimaksud adalah terdiri atas satu bidang sawah, dan satu buah rumah yang diwariskan dari generasi ke generasi berikutnya secara terus menerus. Hal tersebut menjadi penyebab tingginya dorongan untuk merantau bagi anak laki-laki dari masyarakat suku ini.

AGAMA/KEPERCAYAAN
Orang Semendo secara turun temurun beragama Islam. Ajaran Islam ini cukup berakar dalam masyrakat. Ajaran Islam ini cukup berakar dalam masyarakat.Hal ini dapat terlihat dari betapa patuhnya sebagian dari masyarakat menjalankan syariat Islam secara rutin dan teratur, sesuai dengan rukun Islam. Di mana-mana kita bertemu dengan tempat ibadah baik besar maupun kecil.
Di daerah ini juga terdapat banyak sekali pesantren yang secara khusus mendidik putra putri remaja dan pemuda suku Semendo menjadi penyebar agama Islam di daerahnya.

KEBUTUHAN
Suku Semendo membutuhkan peningkatan pengolahan lahan pertanian agar dapat dikerjakan dengan lebih modern. Saat ini telah ada proyek kerja sama yaitu : proyek penggilingan kopi, perikanan dan percontohan perikanan. Proyek ini perlu didukung dan dikembangkan lagi untuk lebih meningkatkan taraf hidup masyarakat. Mereka juga membutuhkan peningkatan dalam bidang pendidikan.

POKOK DOA
Kemudian daripada itu aku melihat : sesungguhnya, suatu kumpulan besar orang banyak yang tidak dapat terhintung banyaknya, dari segala bangsa dan suku dan kaum dan bahasa, berdiri di hadapan takhta dan di hadapan Anak Domba, memakai jubah putih dan memegang daun-daun palem di tangan mereka. Dan dengan suara nyaring mereka berseru : "Keselamatan bagi Allah kami yang duduk di atas takhta dan bagi Anak Domba !" (\\/TB #Wahyu 7:9-10*\\)
  1. Berdoa agar Tuhan mencurahkan Roh Kudus, berkat dan kasihNya di tengah-tengah suku Semendo, agar terang dan kemuliaan Tuhan bercahaya di atasnya. Berdoa agar hati mereka disentuh oleh kasih Tuhan melalui berbagai cara dan mereka yang berseru kepada nama Tuhan akan diselamatkan.
  2. Berdoa agar Tuhan yang empunya tuaian membangkitkan gerejaNya untuk bersatu dan bekerjasama, menyediakan pekerja : pendoa syafaat, penerjemah Alkitab, kaum profesional, penabur dan penuai untuk memberkati dan meningkatkan kesejahteraan hidup suku Semendo
  3. Berdoa bagi adanya lembaga & gereja yang digerakkan oleh Tuhan untuk mengadopsi suku Semendo yang juga berbeban dalam meningkatkan kesejahteraan hidup mereka
Sumber : http://www.sabda.org/misi/profilo_isi.php?id=55



Rencana untuk memajukan suku semendo

·         Yang akan saya lakukan adalah sebagai Dokter dan Guru tapi terutama saya akan melakukan pendekatan dan beradaptasi dengan masyrakat sekitar agar masyarakat suku semendo ini menerima kedatangan saya diwilayahnya, setelah melakukan adaptasi di wilayah ini dan penduduk sekitar menerima kedatangan saya, saya akan membuka praktek dokter untuk sore hari dan siang harinya saya akan mengajar menjadi guru untuk mengajar anak-anak suku semendo yang belum mnegenal pelajaran samapai mereka mendapatkan wawasan yang lebih dan mengenal dunia.

Dokter            :
karena melihat dari segi kesehatan suku semendo tidak terlalu mementingkan kesehatannya, dan jauh sekali dari pengawasan dinas kesehatan pemerintah di Indonesia. saya akan memberikan pelayanan kesehatan dan merawat penduduk yang sakit.
Guru   :
Karena dilihat dari segi pendidikan pulau semendo ini belum terlalu diperhatikan untuk masalah pendidikannya dan Yang akan saya lakukan adalah mengajar anak-anak suku semendo, memberikan pelajaran, megajarkan pelajaran-pelajaran yang mereka belum ketahui, terutama membaca dan menulis.
·         Tujuannya       :
Agar masyarakat pedalaman suku semendo ini mendapat perhatian khusus untuk masalah kesehatan.
Dan untuk masalah pendidikan agar tidak tertinggal dalam masalah pendidikan, dan masyarakat di pulau semendo ini dapat menjadi maju lagi seperti layaknya masyarakat di ibukota.
·         Kepuasan yang dicapai untuk masyarakatnya adalah :
Ø  Menjadi lebih sehat
Ø  Mengenal cara hidup sehat
Ø  Mengenal pelajaran
Ø  Menjadi cerdas dan pintar
Ø  Menambah wawasan
·         Kepuasan untuk diri sendiri    :
Yaah, untuk mengenal dan melakukan adaptasi dengan lingkungan baru memanglah sulit, tapi ada kepuasan untuk saya sendiri karena bias memberikan pelajaran dan memberikan ilmu yang cukup untuk menambah wawasan suku semendo ini dan sekaligus melukakn 2 tugas menjadi dokter adalah hal yang sulit dan tidak mudah tetapi kepuasa yang didapat adalah agar penduduk sekitar mendapat penanganan yang lebih untuk masalah kesehatan

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar