Senin, 12 Maret 2012

soal softskill . aktif - pasive dan pasive -aktif

active - pasive

2. martha was delivery the document to department
    jawab : the document to department was being delivered by martha
9. timmy droped the cup
    jawab : the cup is droped by timmy

pasive - active

2. this sweater was made by mother
    jawab : mother made the sweater
9. the book had been returned by khatty
    jawab : khatty had returned the book

A little story about him .. who person I love :)


      Initially there is no sense to start a relationship with him, he called Derry Jiwanda commonly referred to as Derry and I used to call him to call my dear "DEROY or Tubby". Tubby, it's mean because he's fat HHI: DD I'm sorry my Darl. but this feeling goes from time to time. I knew him by accident and not planned. Originally he was a figure of a friend and nothing more than that.

      Well ... I can talk like this because I still have memories of my past, let's call it the MR.C. because after breaking up with the MR.C I felt a big hit and miss someone who has been there for me. losing someone who I love and everything. and I ended the relationship with him because we are of different religions, he is Catholic and I'm Muslim. we had quite a difficult hurdle that we have a relationship, because we have a very strong faith. Our parents really stick to their beliefs. and I still remember the memories with MR.C. may be reasonable because I just broke right in the same month in the month of Jully 06, 2012 where I began my relationship with Derry Jiwanda in the month of july 18, 2012.

***

    A month and a half I went through my relationship with him I still can't forget my ex because derry attitude that I think is just playing around and indifferent. and at that time we rarely communicate even days. and at that time I was not too concerned because I have had a bustle that still likes to play with friends, besides that I am still traumatized by the events of the previous month where I was with my ex had the name "BROKEN HEART" ...

    Over time we also improved the relationship ended, but it did not last long because I have been the suspicion against derry it really happened exactly where Saturday night he lied to me and he turned out the way with another woman who I did not know and he said that it was his sister. I honestly don't believe but I am not making an issue too long because I knew he would deny some more. it starts from my nature indifferent because I hate lying and finally he reprimanded me but I answered as harassing, maybe he was upset until he told me he wanted to "BROKE". one day I could be without him and it turns out I started to feel lost until I asked to repair this relationship anymore. and he agreed.

***

     After we make up we had a good relationship with the back. until in the end there was one of my friends told me that Derry shoot a Girl and it turns out one of my friends september 06, 2012 exactly where we are going. I feel very hurt because he lied twice but I kept silent. until finally my revenge and reconnect with my ex the MR.C and intimate relationships we should establish love people. and a text message from him I did not accidentally delete so he read and feel what I feel.

     Finally right at his home Saturday night and I did't intentionally put the phone on the table and I went to the kitchen to make a drink. turns out he opened the text message me with MR.C, not at length he went to his home and when he got home he immediately decided me. finally I sent a picture of him with a woman fuel his fire and I agreed to break up because I feel I am innocent fine and did not feel sad.

     After one day we did not communicate he finally contacted me with the words "I MISS YOU" and I reply brief message. and he asked us to improve our relationship again and told me to delete all my past and I agree that

***

    Until the final, this time ALLHAMDULILLAH our relationship is good and I can forget my past completely and people who can make me move on was him, my beloved DERRY JIWANDA and I hope he is the last one for me and May wrote this relationship can go smoothly as what we expected "amin".

Kamis, 05 Januari 2012

Suku Sumaba dari Sumatra Selatan


SUKU SEMENDO
Sumatera Selatan
Letak
:
Sumatera Selatan
Populasi
:
105.000 jiwa
Bahasa
:
Semendo
Anggota Gereja
:
10 (0,01%)
Alkitab dalam bahasa Semendo
:
Tidak Ada
Film Yesus dalam bahasa Semendo
:
Tidak Ada
Siaran radio pelayanan dalam bahasa Semendo
:
Tidak Ada
Suku Semendo berada di Kecamatan Semendo, Kabupaten Muara Enim, Propinsi Sumatera Selatan. Kecamatan Semendo terbagi menjadi 3 wilayah kecamatan yaitu : 1 Kecamatan Pusat dan 2 Kecamatan perwakilan, jumlah desa 31 buah, luasnya 900 km2, ibukotanya Pulau Panggung. Menurut sejarahnya, suku Semendo berasal dari keturunan suku Banten yang pada beberapa abad silam pergi merantau dari Jawa ke pulau Sumatera, dan kemudian menetap dan beranak cucu di daerah Semendo.

SOSIAL BUDAYA
Hampir 100% penduduk Semendo hidup dari hasil pertanian, yang masih diolah dengan cara tradisional. Lahan pertanian di daerah ini cukup subur, karena berada kurang lebih 900 meter di atas permukaan laut. Ada dua komoditi utama dari daerah ini : kopi jenis robusta dengan jumlah produksi mencapai 300 ton per tahunnya, dan padi, dimana daerah ini termasuk salah satu lumbung padi untuk daerah Sumatera Selatan. Ada kurang lebih 5000 bidang sawah produktif yang ditanami dan dipanen 1 kali dalam setahun.
Adat istiadat serta kebudayaan daerah ini sangat dipengaruhi oleh nafas keIslaman yang sangat kuat. Mulai dari musik rebana, lagu-lagu daerah dan tari-tarian sangat dipengaruhi oleh budaya melayu Islam. Bahasa yang digunakan dalam pergaulan sehari-hari adalah bahasa Semendo. Setiap kata pada setiap bahasa ini umumnya berakhiran "e."
Salah satu adat yang masih dipegang kuat secara turun temurun oleh suku Semendo ialah Adat "Tunggu Tubang", yaitu adat yang mengatur hak warisan dalam satu keluarga, dimana yang berhak atas warisan tersebut adalah anak wanita yang paling tua (sulung). Warisan yang dimaksud adalah terdiri atas satu bidang sawah, dan satu buah rumah yang diwariskan dari generasi ke generasi berikutnya secara terus menerus. Hal tersebut menjadi penyebab tingginya dorongan untuk merantau bagi anak laki-laki dari masyarakat suku ini.

AGAMA/KEPERCAYAAN
Orang Semendo secara turun temurun beragama Islam. Ajaran Islam ini cukup berakar dalam masyrakat. Ajaran Islam ini cukup berakar dalam masyarakat.Hal ini dapat terlihat dari betapa patuhnya sebagian dari masyarakat menjalankan syariat Islam secara rutin dan teratur, sesuai dengan rukun Islam. Di mana-mana kita bertemu dengan tempat ibadah baik besar maupun kecil.
Di daerah ini juga terdapat banyak sekali pesantren yang secara khusus mendidik putra putri remaja dan pemuda suku Semendo menjadi penyebar agama Islam di daerahnya.

KEBUTUHAN
Suku Semendo membutuhkan peningkatan pengolahan lahan pertanian agar dapat dikerjakan dengan lebih modern. Saat ini telah ada proyek kerja sama yaitu : proyek penggilingan kopi, perikanan dan percontohan perikanan. Proyek ini perlu didukung dan dikembangkan lagi untuk lebih meningkatkan taraf hidup masyarakat. Mereka juga membutuhkan peningkatan dalam bidang pendidikan.

POKOK DOA
Kemudian daripada itu aku melihat : sesungguhnya, suatu kumpulan besar orang banyak yang tidak dapat terhintung banyaknya, dari segala bangsa dan suku dan kaum dan bahasa, berdiri di hadapan takhta dan di hadapan Anak Domba, memakai jubah putih dan memegang daun-daun palem di tangan mereka. Dan dengan suara nyaring mereka berseru : "Keselamatan bagi Allah kami yang duduk di atas takhta dan bagi Anak Domba !" (\\/TB #Wahyu 7:9-10*\\)
  1. Berdoa agar Tuhan mencurahkan Roh Kudus, berkat dan kasihNya di tengah-tengah suku Semendo, agar terang dan kemuliaan Tuhan bercahaya di atasnya. Berdoa agar hati mereka disentuh oleh kasih Tuhan melalui berbagai cara dan mereka yang berseru kepada nama Tuhan akan diselamatkan.
  2. Berdoa agar Tuhan yang empunya tuaian membangkitkan gerejaNya untuk bersatu dan bekerjasama, menyediakan pekerja : pendoa syafaat, penerjemah Alkitab, kaum profesional, penabur dan penuai untuk memberkati dan meningkatkan kesejahteraan hidup suku Semendo
  3. Berdoa bagi adanya lembaga & gereja yang digerakkan oleh Tuhan untuk mengadopsi suku Semendo yang juga berbeban dalam meningkatkan kesejahteraan hidup mereka
Sumber : http://www.sabda.org/misi/profilo_isi.php?id=55



Rencana untuk memajukan suku semendo

·         Yang akan saya lakukan adalah sebagai Dokter dan Guru tapi terutama saya akan melakukan pendekatan dan beradaptasi dengan masyrakat sekitar agar masyarakat suku semendo ini menerima kedatangan saya diwilayahnya, setelah melakukan adaptasi di wilayah ini dan penduduk sekitar menerima kedatangan saya, saya akan membuka praktek dokter untuk sore hari dan siang harinya saya akan mengajar menjadi guru untuk mengajar anak-anak suku semendo yang belum mnegenal pelajaran samapai mereka mendapatkan wawasan yang lebih dan mengenal dunia.

Dokter            :
karena melihat dari segi kesehatan suku semendo tidak terlalu mementingkan kesehatannya, dan jauh sekali dari pengawasan dinas kesehatan pemerintah di Indonesia. saya akan memberikan pelayanan kesehatan dan merawat penduduk yang sakit.
Guru   :
Karena dilihat dari segi pendidikan pulau semendo ini belum terlalu diperhatikan untuk masalah pendidikannya dan Yang akan saya lakukan adalah mengajar anak-anak suku semendo, memberikan pelajaran, megajarkan pelajaran-pelajaran yang mereka belum ketahui, terutama membaca dan menulis.
·         Tujuannya       :
Agar masyarakat pedalaman suku semendo ini mendapat perhatian khusus untuk masalah kesehatan.
Dan untuk masalah pendidikan agar tidak tertinggal dalam masalah pendidikan, dan masyarakat di pulau semendo ini dapat menjadi maju lagi seperti layaknya masyarakat di ibukota.
·         Kepuasan yang dicapai untuk masyarakatnya adalah :
Ø  Menjadi lebih sehat
Ø  Mengenal cara hidup sehat
Ø  Mengenal pelajaran
Ø  Menjadi cerdas dan pintar
Ø  Menambah wawasan
·         Kepuasan untuk diri sendiri    :
Yaah, untuk mengenal dan melakukan adaptasi dengan lingkungan baru memanglah sulit, tapi ada kepuasan untuk saya sendiri karena bias memberikan pelajaran dan memberikan ilmu yang cukup untuk menambah wawasan suku semendo ini dan sekaligus melukakn 2 tugas menjadi dokter adalah hal yang sulit dan tidak mudah tetapi kepuasa yang didapat adalah agar penduduk sekitar mendapat penanganan yang lebih untuk masalah kesehatan

Kamis, 10 November 2011

TUGAS ILMU BUDAYA DASAR - PEMPEK PALEMBANG


SEJARAH PEMPEK PALEMBANG

            Mungkin masih banyak yang tidak tahu sejarah makanan khas yang terkenal dari Palembang, pempek. Dibalik kegurihannya pempek palembang tersimpan sejarah yang unik. Menurut sejarahnya pempek telah ada di palembang sejak masuknya perantau cina ke palembang, yaitu disekitar abad ke -16, saat Sultan Mahmud Badaruddin II berkuasa di kesultanan palembang-Darusallam. Nama empek-empek atau pemepk diyakini berasal dari sebutan “apek” yaitu sebutan untuk lelaki tua keturunan cina.

            Berdasarkan cerita rakyat, sekitar tahun 1617 seog apek berusia sekitar 65 tahun yang tinggal didaerah perakitan (tepian sungai musi) merasa prihatin menyaksikan tangkapan ikan yang sangat berlimpah disungai musi. Hasil tangkapan itu belum seluruhnya dimanfaatkan dengan baik hanya sebatas digoremg saja dan di pindang, si apek kemudian mencoba alternative pengolahan lain. Ia mencampur daging ikan giling dengan tepung tapioka, sehingga dihasilkan makanan baru. Makanan tersebut dijajakan oleh para apek dengan bersepeda berkeliling kota. Oleh karena itu penjualnya disebut dengan sebutan “pek” maka makanan tersebut dikenal dengan sebutan empek-empek atau pempek.

            Namun cerita rakyat ini patut ditelaah lebih lanjut Karena singkongbaru diperkenalkan oleh bangsa portugis ke Indonesia pada abad 16. Selain itu velocipede (sepeda) baru dikenal di Perancis dan Jerman pada abad 18. Walaupun begitu sangat mungkin pempek merupakan adaptasi dari makanan Cina seperti baso ikan, kekian ataupun ngohyang.

            Pada awalnya pempek dibuat dari ikan belida. Namun dengan semakin langkanya dan mahalnya harga ikan belida, ikan tersebut diganti dengan ikan gabus yang harganya lebih murah, tetapi dengan rasa yang tetap gurih.

            Pada perkembangan selanjutnya digunakan juga jenis ikan sungai lainnya, misalkan ikan putak, toman, dan bujuk. Dan dipakai juga jenis ikan laut seperti ikan tenggiri, kakap merah, prang-parang, ekor kuning, dan ikan sebelah. Namun saat ini pempek palembang kebanyakan bahan utama yang digunakan adalah ikan tenggiri karena rasanya yang mungkin pas dilidah orang Indonesia. Dan dahulu pempek Palembang secara tradisional tidak disajikan dengan mie kuning.

RESEP PEMPEK PALEMBANG



BAHAN     :
·        1 cangkir (1 bagian) ikan tenggiri giling
·        1 cangkir air putih
·        Garam secukupnya
·        2 sdm minyak goring
·        Tepung kanji secukupnya

BAHAN SAUS / CUKO           :
·        1 KG gula merah, potong-potong
·        Cabai rawit sesuai selera
·        200 g bawang putih
·        3 sdm cuka putih/air/air jeruk nipis
·        Garam secukupnya
·        2 liter air

CARA MEMBUAT      :

Ø SAUS/CUKO:
1.     Masak gula merah bersama air secukupnya hingga larut
2.     Haluskan bawang putih dan cabai rawit lalu tambahkan kedalam rebusan gula dan didihkan
3.     Masukkan cuka dan garam. Rebus dengan api kecil selama 1 jam hingga agak kental. Angkat dan saring.

Ø Pempek:
1.     Campur  ikan giling dengan air garam hingga benar-benar larut dan cukup asinnya.
2.     Tambahkan tepung kanji secukupnya sampai adonan bias diuleni
3.     Adonan pempek sudah siap dibentuk sesuai selera.
4.     Untuk pempek kapal selam, ambil adonan secukupnya, bentuk seperti mangkuk isi dengan telur ayam mentah lalu rekatkan agar tidak bocor. Untuk pempek lenjer bentuk adonan seperti silinder, sedangkan untuk pempek andaan ambil adonan secukupnya tambahkan sedikit bawang goreng atau daun bawang iris serta telur, aduk rata.
5.     Rebus dalam air mendidih dengan api sedang hingga mengapung, angkat, tiriskan, masukkan dalam air dingin.
6.     Goreng pempek di api sedang hingga warna kecoklatan, dan sajikan pempek bersama kuah/sausnya

Tips : dapat ditambahkan dengan mie kuning dan ketimun sesuai selera.



MENURUT SAYA RASA PEMPEK PALEMBANG???


                Mungkin sebagian besar orang Indonesia sudah pernah mencicipi rasa khas dari pempek palembang, karena makanan khas kota pelembang ini sudah tidak asing lagi untuk kita khususnya orang Indonesia, karena sudah sering kita jumpai toko-toko yang menjual pempek palembang.
            Dan menurut saya pempek palembang ini mempunyai cita rasa yang gurih dari kombinasi ikan dan tepung tapioka yang menjadi salah satu bahan utama dari pembuatan pempek palembang ini, ditambah dengan saus atau cuko-nya yang rasanya asam pedas memiliki cirri khas tersendiri dari pempek palembang.

TUGAS ILMU BUDAYA DASAR - KOTA LAMPUNG




Kota Lampung


1.     Sejarah

Lampung adalah sebuah provinsi paling selatan di Pulau Sumatra, Indonesia. Di sebelah utara berbatasan dengan Bengkulu dan Sumatra Selatan. Provinsi Lampung dengan ibukota Bandar Lampung, yang merupakan gabungan dari kota kembar Tanjungkarang dan Telukbetung memiliki wilayah yang relatif luas, dan menyimpan potensi kelautan. Pelabuhan utamanya bernama Pelabuhan Panjang dan Pelabuhan Bakauheni serta pelabuhan nelayan seperti Pasar Ikan (Telukbetung), Tarahan, dan Kalianda di Teluk Lampung.
Sedangkan di Teluk Semangka adalah Kota Agung (Kabupaten Tanggamus), dan di Laut Jawa terdapat pula pelabuhan nelayan seperti Labuhan Maringgai dan Ketapang. Di samping itu, Kota Menggala juga dapat dikunjungi kapal-kapal nelayan dengan menyusuri sungai Way Tulang Bawang, adapun di Samudra Indonesia terdapat Pelabuhan Krui.
Lapangan terbang utamanya adalah "Radin Inten II", yaitu nama baru dari "Branti", 28 Km dari Ibukota melalui jalan negara menuju Kotabumi, dan Lapangan terbang AURI terdapat di Menggala yang bernama Astra Ksetra. Secara Geografis Provinsi Lampung terletak pada kedudukan : Timur - Barat berada antara : 103o 40' - 105o 50' Bujur Timur Utara - Selatan berada antara : 6o 45' - 3o 45' Lintang Selatan

 Piagam Bojong menunjukkan bahwa tahun 1500 hingga 1800 Masehi Lampung dikuasai oleh kesultanan Banten. Putra mahkota Banten, Sultan Haji, menyerahkan beberapa wilayah kekuasaan Sultan Ageng Tirtayasa kepada Belanda. Di dalamnya termasuk Lampung sebagai hadiah bagi Belanda karena membantu melawan Sultan Ageng Tirtayasa.
Permintaan itu termuat dalam surat Sultan Haji kepada Mayor Issac de Saint Martin, Admiral kapal VOC di Batavia yang sedang berlabuh di Banten. Surat bertanggal 12 Maret 1682 itu isinya, Saya minta tolong, nanti daerah Tirtayasa dan negeri-negeri yang menghasilkan lada seperti Lampung dan tanah-tanah lainnya sebagaimana diinginkan Mayor/ Kapten Moor, akan segera serahkan kepada kompeni. Surat itu kemudian dikuatkan dengan surat perjanjian tanggal 22 Agustus 1682 yang membuat VOC memperoleh hak monopoli perdagangan lada di Lampung.
Akan tetapi, upaya menguasai pasar lada hitam Lampung kurang memperoleh sambutan baik. Pada 21 November 1682 VOC kembali ke pulau Jawa hanya membawa 744.188 ton lada hitam seharga 62.292,312 gulden.
Dari angka itu dapat disimpulkan bahwa Lampung kala itu dikenal sebagai penghasil lada hitam utama. Lada hitam pula yang mengilhami berbagai negara Eropa ambil bagian dalam konstelasi politik Nusantara kala itu. Penguasaan sumber rempah-rempah dunia berarti menguasai perdagangan dunia-dan tentu saja wilayah.
Kejayaan Lampung sebagai sumber lada hitam pun mengilhami para senimannya sehingga tercipta lagu Tanoh Lada. Bahkan, ketika Lampung diresmikan menjadi provinsi pada 18 Maret 1964, lada hitam menjadi salah satu bagian lambang daerah itu. Namun, sayang saat ini kejayaan tersebut telah pudar.

2.     Letak dan kondisi alam

Provinsi Lampung memiliki luas 35.376,50 km² dan terletak di antara 105°45′-103°48′ BT dan 3°45′-6°45′ LS. Daerah ini di sebelah barat berbatasan dengan Selat Sunda dan di sebelah timur dengan Laut Jawa. Beberapa pulau termasuk dalam wilayah Provinsi Lampung, yang sebagian besar terletak di Teluk Lampung, di antaranya: Pulau Darot, Pulau Legundi, Pulau Tegal, Pulau Sebuku, Pulau Ketagian, Pulau Sebesi, Pulau Poahawang, Pulau Krakatau, Pulau Putus, dan Pulau Tabuan. Ada juga Pulau Tampang dan Pulau Pisang di yang masuk ke wilayah Kabupaten Lampung Barat.
Keadaan alam Lampung, di sebelah barat dan selatan, di sepanjang pantai merupakan daerah yang berbukit-bukit sebagai sambungan dari jalur Bukit Barisan di Pulau Sumatera. Di tengah-tengah merupakan dataran rendah. Sedangkan ke dekat pantai di sebelah timur, di sepanjang tepi Laut Jawa terus ke utara, merupakan perairan yang luas.


3.     Gunung

Gunung-gunung yang puncaknya cukup tinggi, antara lain:
·      Gunung Pesagi (2262 m) di Sekala Brak, Lampung Barat
·      Gunung Seminung (1.881 m) di Sukau, Lampung Barat
·      Gunung Tebak (2.115 m) di Sumberjaya, Lampung Barat
·      Gunung Rindingan (1.506 m) di Pulau Panggung, Tanggamus
·      Gunung Pesawaran (1.161 m) di Kedondong, Lampung Selatan
·      Gunung Betung (1.240 m) di Teluk Betung, Bandar Lampung
·      Gunung Rajabasa (1.261 m) di Kalianda, Lampung Selatan
·      Gunung Tanggamus (2.156 m) di Kotaagung, Tanggamus


4.     Sungai

Sungai-sungai yang mengalir di daerah Lampung menurut panjang dan cathment area (c.a)-nya adalah:
·      Way Sekampung, panjang 265 km, c.a. 4.795,52 km2
·      Way Semaka, panjang 90 km, c.a. 985 km2
·      Way Seputih, panjang 190 km, c.a. 7.149,26 km2
·      Way Jepara, panjang 50 km, c.a. 1.285 km2
·      Way Tulangbawang, panjang 136 km, c.a. 1.285 km2
·      Way Mesuji, panjang 220 km, c.a. 2.053 km2
            Way Sekampung mengalir di daerah kabupaten Tanggamus dan Lampung Selatan. Anak sungainya banyak, tetapi tidak ada yang panjangnya sampai 100 km. Hanya ada satu sungai yang panjangnya 51 km dengan c.a. 106,97 km2 ialah Way Ketibung di Kalianda.
            Way Seputih mengalir di daerah kabupaten Lampung Tengah dengan anak-anak sungai yang panjangnya lebih dari 50 km adalah
·      Way Terusan, panjang 175 km, c.a. 1.500 km2
·      Way Pengubuan, panjang 165 km, c.a. 1.143,78 km2
·      Way Pegadungan, panjang 80 km, c.a. 975 km2
·      Way Raman, panjang 55 km, c.a. 200 km2
            Way Tulangbawang mengalir di kabupaten Tulangbawang dengan anak-anak sungai yang lebih dari 50 km panjangnya, di antaranya:
·      Way Kanan, panjang 51 km, c.a. 1.197 km2
·      Way Rarem, panjang 53,50 km, c.a. 870 km2
·      Way Umpu, panjang 100 km, c.a. 1.179 km2
·      Way Tahmy, panjang 60 km, c.a. 550 km2
·      Way Besay, panjang 113 km, c.a. 879 km2
·      Way Giham, panjang 80 km, c.a. 506,25 km2
            Way Mesuji yang mengalir di perbatasan provinsi Lampung dan Sumatera Selatan di sebelah utara mempunyai anak sungai bernama Sungai Buaya, sepanjang 70 km dengan c.a. 347,5 km2.
            Hutan-hutan besar di dataran rendah dapat dikatakan sudah habis dimanfaatkan untuk keepentingan pembangunan pertanian, untuk para transmigran yang terus-menerus memasuki daerah ini. Kayu-kayu hasil hutan diekspor ke luar negeri. Hutan-hutan yang masih ada, yang tanahnya dapat dikatakan belum banyak dibuka sebagian besar terletak di sebelah barat, di daerah Bukit Barisan Selatan.
            Beberapa kota di daerah provinsi Lampung yang tingginya 50 m lebih dari permukaan laut adalah: Tanjungkarang (96 m), Kedaton (100 m), Metro (53), Gisting (480 m), Negerisakti (100 m), Pringsewu (50 m), Pekalongan (50 m), Batanghari (65 m), Punggur (50 m), Padangratu (56 m), Wonosobo (50 m), Kedondong (80 m), Sidomulyo (75 m), Kasui (200 m), Sri Menanti (320 m), dan Kota Liwa (850 m).


5.     Potensi daerah

Lampung fokus pada pengembangan lahan bagi perkebunan besar seperti kelapa sawit, kopi, jagung dan tebu. Dan di beberapa daerah pesisir, komoditas perikanan seperti tambak udang lebih menonjol, bahkan untuk tingkat nasional.


6.     Pariwisata

Tahun 2009 Pemerintah Propinsi Lampung mencanangkan tahun kunjungan wisata. Jenis Wisata yang dapat dikunjungi diLampung adalah Wisata Budaya dibeberapa Kampung Tua diSukau, Liwa, Kembahang, Batu Brak, Kenali, Ranau dan Krui diLampung Barat dan Festival Sekura yang diadakan dalam seminggu setelah Idul Fitri diLampung Barat, Festival Krakatau di Bandar Lampung, Festival Teluk Stabas diLampung Barat, Festival Way Kambas di Lampung Timur.


7.     Bahasa

Masyarakat Lampung yang plural menggunakan berbagai bahasa, antara lain bahasa Indonesia, bahasa Jawa, bahasa Sunda, bahasa Bali, bahasa Minang, dan bahasa setempat yang disebut bahasa Lampung.



8.       Industri

Sebagai gerbang Sumatera, di Lampung sangat potensial berkembang berbagai jenis industri. Mulai dari industri kecil (kerajinan) hingga industri besar, terutama di bidang agrobisnis. Industri penambakan udang termasuk salah satu tambak yang terbesar didunia setelah adanya penggabungan usaha antara Bratasena, Dipasena dan Wachyuni Mandira. Terdapat juga pabrik gula dengan produksi pertahun mencapai 600.000 ton oleh 2 pabrik yaitu Gunung Madu Plantation dan Sugar group. di tahun 2007 kembali diresmikan pembangunan 1 pabrik gula lagi dibawah PT Pemuka Sakti Manis Indah (PSMI) yang diproyeksikan akan mulai produksi pada tahun 2008. Industri agribisnis lainnya : Ketela (ubi), Kelapa Sawit, coklat, kokoa, Nata de coco dll

9.         Tapis Lampung

Kain Tapis adalah pakaian wanita suku Lampung yang berbentuk kain sarung terbuat dari tenun benang kapas dengan motif atau hiasan bahan sugi, benang perak atau benang emas dengan sistim sulam (Lampung; “Cucuk”). Dengan demikian yang dimaksud dengan Tapis Lampung adalah hasil tenun benang kapas dengan motif, benang perak atau benang emas dan menjadi pakaian khas suku Lampung. Jenis tenun ini biasanya digunakan pada bagian pinggang ke bawah berbentuk sarung yang terbuat dari benang kapas dengan motif seperti motif alam, flora dan fauna yang disulam dengan benang emas dan benang perak. Tapis Lampung termasuk kerajian tradisional karena peralatan yang digunakan dalam membuat kain dasar dan motif-motif hiasnya masih sederhana dan dikerjakan oleh pengerajin. Kerajinan ini dibuat oleh wanita, baik ibu rumah tangga maupun gadis-gadis (muli-muli) yang pada mulanya untuk mengisi waktu senggang dengan tujuan untuk memenuhi tuntutan adat istiadat yang dianggap sakral. Kain Tapis saat ini diproduksi oleh pengrajin dengan ragam hias yang bermacam-macam sebagai barang komoditi yang memiliki nilai ekonomis yang cukup tinggi. pusat kerajinan dan penjualan kain tapis serta sulaman khas lainnya seperti sulam usus dapat diperoleh di sanggar tapis, gallery dan toko-toko cinderamata di kota bandar lampung, kota bumi, dll. disamping itu dikenal pula satu kerajinan batik di lampung yaitu sebage yang mempunyai ragam khas dan corak warna dengan berbagai variasi motif. Bahan dasar yang di pergunakan adalah sutera dan katun.




10.   Seni dan budaya

a.      Sastra
      Lampung menjadi lahan yang subur bagi pertumbuhan sastra, baik sastra (berbahasa)    Indonesia maupun sastra (berbahasa) Lampung. Lampung juga mempunyai aksara Aksara ini sering disebut ka-ga-nga. Aksara ini mirip dengan aksara Batak, aksara Bugis, dan aksara Sunda Kuna (yang bukan aksara Jawa ha-na-ca-ra-ka). Aksara-aksara ini memang bersaudara, sebab sama-sama diturunkan dari aksara Dewanagari di India.
b.      Teater
     Perkembangan teater di Lampung banyak dilatarbelakangi dari keinginan para pelajar dan mahasiswa yang tergabung dalam kelompok seni untuk mendalami seni peran dan pertunjukkan.
Dan ada beberapa teater yang digerakkan seniman-seniman Lampung yaitu Teater Satu, Komunitas Berkat Yakin (Kober), Teater Kuman, Teater Sendiri. Penggerak teater di Lampung yang masih eksis mengembangkan seni pertunjukkan teater melalui karya-karyanya antara lain Iswadi Pratama, Ari Pahala Hutabarat, Robi akbar, M. Yunus, Edi Samudra Kertagama, Ahmad Jusmar, Imas Sobariah, Ahmad Zilalin, Darmawan. Lampung tidak hanya dikenal banyak melahirkan sastrawan-sastrawan baru namun aktor-aktor potensial pun juga tidak sedikit yang muncul seperti, Rendie Dadang Yusliadi, Robi Akbar, Eyie, Iin Mutmainah, M Yunus, Dedi Nio, Liza Mutiara Afriani, Iskandar GB, Ruth Marini.
Dalam tiap tahunnya even-even teater seperti pertunjukkan, lomba, workshop dan diskusi kerap digelar di Provinsi ini serta tempat tempat yang sering digunakan adalah Gedung Teater Tertutup Taman Budaya Lampung, Auditorium RRI, GSG UNILA, Academic Centre STAIN Metro, Gedung PKM Unila, Aula FKIP Unila, Pasar Seni Enggal.
Adapun even tahunan teater yang terbesar di Lampung adalah Liga Teater SLTA se-Provinsi Lampung sebagai ajang apresiasi para aktor Pelajar Lampung yang kualitasnya tidak kalah dengan pelajar di luar Lampung.

c.       Musik
Sebagaimana sebuah daerah, Lampung memiliki beraneka ragam jenis musik, mulai dari jenis tradisional hingga modern (musik modern yang mengadopsi kebudayaan musik global.red). Adapun jenis musik yang masih bertahan hingga sekarang adalah: Klasik Lampung, jenis musik ini biasanya diiringi oleh alat musik gambus dan gitar akustik. Mungkin jenis musik ini merupakan perpaduan budaya Islam dan budaya asli itu sendiri. Beberapa kegiatan festival diadakan dengan tujuan untuk mengembangkan budaya musik tradisional tanpa harus khawatir akan kehilangan jati diri. Festival Krakatau contohnya, adalah sebuah Festival yang diadakan oleh Pemda Lampung yang bertujuan untuk mengenalkan Lampung kepada dunia luar dan sekaligus menjadi ajang promosi pariwisata.

d.      Tari
Ada berbagai jenis tarian yang merupakan aset budaya Provinsi Lampung. Salah satu jenis tarian yang terkenal adalah Tari Sembah. Ritual tari sembah biasanya diadakan oleh masyarakat lampung untuk menyambut dan memberikan penghormatan kepada para tamu atau undangan yang datang, mungkin bolehlah dikatakan sebagai sebuah tarian penyambutan. Selain sebagai ritual penyambutan, tari sembah pun kerap kali dilaksanakan dalam upacara adat pernikahan masyarakan Lampung.
e.          Makanan khas Lampung
·         Keripik pisang yang paling terkenal di Lampung adalah Keripik Pisang Suseno. keripik pisang ini sudah terkenal. Tentu saja, kalau membeli keripik pisang. Selain sudah terkenal, kemasannya sungguh cantik. Bagian luar dikemas dengan kotak, sedangkan bagian dalam dikemas dengan plastik. Dengan kemasan ini, keripik ini terjamin kebersihannya. Ada 3 macam rasa yang tersedia, yaitu rasa manis, rasa keju, dan rasa cokelat. Ketiga macam rasa sama-sama renyah dan sangat enak di lidah. Keripik pisang Suseno juga tersedia dalam berbagai ukuran, ada yang berukurang 250 gram, 500 gram, bahkan 1 kilogram.
·         Keripik nangka dan kacang “medan”, merupakan oleh-oleh baru khas Lampung. Tentu saja, keripik nangka dan kacang “medan” juga tersedia di daerah lain, rasanya sungguh manis. Bentuknya seperti nangka yang dikeringkan. Untuk kacang “medan”, rasanya standar saja. Sama seperti kacang-kacang “medan” yang lain.
·         Sambal, lempok
Makanan khas asli lampung dapat diperoleh disekitar klenteng telukbetung, supermarket, hotel dll.